Situs dan Blog

Membuat favicon Blog atau Web

28 January 2012

Membuat favicon blog mungkin bukan menjadi hal yang utama dalam sebuah blog, namun hal ini akan menjadi pencitraan tersendiri. Layaknya di dunia manuasia, setiap artis misalnya mempunyai slogan dan juga ikon. Misalnya Sule dengan slogan prikitiw dan icon rambut pirangnya. Lalu Syahrini dengan slogan Alhamdulillah yah, sesuatu banget juga dengan ikon fisik yang membuatnya menjadi lebih booming lagi yaitu jambul khatulistiwanya. Blog juga perlu slogan dan icon. Kalau situs YohanSalman.com apa ya slogan  paten dan iconnya? Bisa dilihat sendiri dan mungkin suatu waktu akan diubah. Wah jadi ngelantur kesana kemari ya. Mari kita kembali ke tutorial membuat favicon berformat file .ico untuk blog atau website.

Berikut langkah-langkah  membuat icon blog atau website :

1. Siapkan sebuah gambar yang akan dijadikan favicon, sebaiknya mengandung huruf sebagai trademark blog. Tipe file berformat JPG, PNG, GIF atau BMP dengan ukuran file maksimum 150 KB.

2. Kunjungi website FavIcon Generator lalu upload file gambar yang sudah dibuat dengan cara mengklik browser dan pilih file yang akan diupload, lalu klik tombol create icon.

3. Simpan file favicon yang sudah dibuat dengan cara mendownloadnya.

Untuk memasang file favicon yang sudah dibuat Anda dapat mengunjungi artikel saya yang berjudul Memasang Icon untuk Blog WordPress.

loading...

You Might Also Like

3 Comments

  • Reply Dash 19 August 2016 at 16:34

    That’s a knowing answer to a dilifcuft question

  • Reply http://www./ 30 December 2016 at 16:35

    I was sitting here sipping some water and enjoying your post when I got to:”… Perhaps there were healing properties in that water, sorta like Lourdes but with better rides… “I almost spewed water out of my nose. I loved that!Thanks.Joe

  • Reply http://www./ 1 March 2017 at 03:59

    The day after the release of “Wallace and Gromit: The Curse of the? Were-Rabbit”, the animation studio caught fire and BURNT DOWN (luckily, everyone made it out alive)! But everything in there was destroyed, and my guess is that they had already planned “Flushed Away” before even animating it. So in the meantime, while they built the studio and new models, they had the “Shrek” animators take over and computer-animate the Aardman-styled movie.

  • Leave a Reply