Browsing Category

Wordpress

Wordpress

Mengubah Dofollow menjadi Nofollow Blogroll WordPress

20 March 2012
No Follow Do Follow

Blogroll merupakan daftar link luar yang umumnya daftar link teman, link pilihan atau link pesanan berbayar. Blogroll juga dapat berfungsi sebagai bookmark untuk tautan-tautan terhadap halaman-halaman website diluar halaman website kita. Namun di mata mesin pencari seperti Google hal ini kurang bagus, karena bot Google dapat menganggap hal ini sebagai link farm atau tautan spam. Apalagi jika link ke luar website nya mencapai puluhan bahkan ratusan.

Pengertian sederhana tentang Dofollow yaitu link atau tautan yang akan hitung oleh mesin pencari Google sebagai tautan balik atau backlink. Sedangkan istilah nofollow dalam pengertian sederhana yaitu link atau tautan yang tidak akan dihitung sebagai backlink atau tautan balik oleh Google. Ini artinya semakin banyak situs kita di link dofollow oleh situs web lain maka akan meningkatkan popularitas (pagerank) Google. Sebaliknya jika semakin banyak link keluar dofollow maka akan mengurangi popularitas pagerank Google.

Oleh karena itu me-nofollowkan bloggroll merupakan salahsatu upaya yang bagus untuk meningkatkan pagerank di mata mesin pencari Google. Untuk me-nofollowkan blogroll wordpress secara otomatis atau semua link pada blogroll dengan cara mengubah beberapa baris kode yang ada di /wp-includes/bookmark-template.php , kodenya awal seperti ini :

[code language=”php”]
$output .= ‘‘;
[/code]

ubah kode php diatas menjadi :

[code language=”php”]
$output .= ‘
‘;
[/code]

Untuk mengedit file tersebut sebaiknya menggunakan notepad++ untuk mempermudah pencarian kode dan replace kodenya.

Wordpress

Wp-Insert : Mempermudah Pemasangan Iklan Pada Blog WordPress

28 February 2012

Pada tutorial sebelumnya yaitu cara memasang iklan Google Adsense pada postingan blog wordpress. Mungkin bagi sebagian orang yang baru berhadapan dengan kode HTML dirasa akan sangat membingungkan dan bahkan bisa membuat templates halaman menjadi berantakan atau tidak muncul. Namun tidak usah berputus asa untuk memonitize blog Anda dengan iklan, karena iklan merupakan merupakan salahsatu sumber perangsang disaat ngeblog menjadi suatu yang membosankan. Saya katakan tidak perlu putus asa karena kini ada sebuah plugins wordpress yang memiliki kemampuan untuk meletakkan posisi iklan pada postingan tanpa harus ribet dengan kode. Nama plugin ini yaitu WP Instert.

Wp-Insert memiliki kemampuan untuk memasang banyak jenis kode iklan berbasis script seperti Google Adsense, Kumpulblogger, Chitika dan lain-lain. Posisi iklanya juga dapat dipasang di tengah, di bagian atas, dibawah, kiri dan kanan postingan. Selain itu dapat juga dipasang di widget sesuai dengan pemasangan widget yang diinginkan. Hebat bukan 😀

Cara Menggunakan Plugin WP Insert :

1. Install Plugin Wp-Insert dan Aktivasi pluginnya.

2. Setelah diinstal dan diaktivasi maka dibagian sidebar dashboard admin akan ada menu Wp-Instert. Klik Manage Ads.

3. Pada halaman Manage Ads tentukan pada bagian mana iklan akan ditampilkan, pastekan kode dan klik activate lalu klik Save Changes pada bagian kanan pengaturan Wp-Insert.

Selamat mencoba, jika ada yang masih ditanyakan silahkan isi form komentar dibawah ya. Semoga bermanfaat dan dapat mengais rejeki melalui internet dan menjadi devisa bagi bangsa.

Wordpress

Peranan dan Tingkatan User Pada WordPress Multiuser

24 February 2012

Sebuah website yang menggunakan wordpress dapat dikelola oleh beberapa orang dengan kewenangan berbeda pada tiap usernya. Hal ini memungkinkan situs berbasis wordpress dapat terkelola dengan baik oleh beberapa orang. Umumnya situs yang menggunakan situs ber-engine wordpress yang multiuser berbentuk situs berita atau portal dengan konten yang selalu update.

Langkah menambahkan user pada situs berbasis wordpress dengan  cara klik menu sidebar user lalu klik add. Pada halaman penambahan user ada beberapa role user. Berikut adalah daftar role dengan tingkat perbedaan perananan masing-masing user :

Super Admin : User yang menginstall program wordpress dan memiliki semua kewenangan, superadmin memiliki kewenangan untuk semua fungsi “dapur situs”. Hampir sama dengan administrator, namun untuk superadmin punya 5 tingkat kelebihan yaitu mengelola jaringan, mengelola situs (daftar domain), mengelola jaringan user, templates dan options pada blog wordpress yang bersistem multisites.

Administrator : User yang memiliki kewenangan yang sama dengan superadmin namun pada situs yang berbasis multisites seorang Administrator tidak mempunyai 5 akses yang disebutkan pada Superadmin. Semua fitur seperti menambahkan user, menginstall plugin, themes dan lain sebagainya.

Editior : User yang memiliki tingkat kemampuan untuk mengelola postingan tulisan dia sendiri dan user yang lain, menghapus, mengedit, menerbitkan atau menyembunyikan postingan tulisan user lain.

Author : User yang berstatus sebagai author sama seperti editor, namun kapasitasnya hanya terbatas pada postingan sendiri. Seorang author tidak dapat mengedit postingan tulisan user lain.

Contributor : User yang berstatus sebagai contributor dapat mengirim, mengedit atau menghapus postinganya, namun tidak dapat menerbitkan tulisanya. Tulisanya hanya akan dapat terpublish atas kewenangan editor atau administrator.

Subscriber : User yang hanya dapat memiliki akses untuk membaca postingan. Perbedaan dengan pengunjung biasa sebuah website (Guest user) adalah subcriber dapat memiliki akses untuk postingan yang hanya ditujukan pada anggota atau member akun wordpress (subcriber).